Putra Pendiri Ponpes Darul Kamal An-Nur, Ruslan Zeyn, Raih Gelar Magister Mumtaz di Al-Azhar Kairo
Muhammad Zainuddin Ruslan Zain, yang akrab disapa Zeyn, putra dari TGH. Ruslan Zain, pendiri Ponpes Darul Kamal An-Nur, adalah putra asli Kembang Kerang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Baru-baru ini, ia berhasil meraih gelar magister dengan predikat Mumtaz (A+) dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Tesisnya yang berjudul "Hadis-Hadis Riwayat Qasim bin Ashbag Al-Andalusi dalam Kitab-Kitab Sunnah dari Musnad Abu Hurairah RA: Kompilasi, Autentikasi, Studi Sanad dan Analisis Matan" mendapat apresiasi tinggi dari para penguji.
Dalam penelitian setebal 985 halaman yang diselesaikan dalam 2,5 tahun ini, Zeyn mengungkap bahwa pada abad ke-3 dan ke-4 Hijriah, perkembangan periwayatan hadis di Spanyol mencapai puncaknya, sejajar dengan perkembangan di wilayah Arab. Ia berhasil mengkompilasi 1.550 hadis dari transmisi Qasim bin Ashbag, dengan 88% di antaranya diterima dan dapat dijadikan landasan hukum syariat.
Sidang tesis yang berlangsung selama tiga jam di Auditorium Grand Syaikh Al-Azhar Imam Akbar Ahmad Thayyib, Nasr City, Kairo, dihadiri oleh ratusan mahasiswa, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kairo Abdul Muta'ali, serta Ketua Senat Mahasiswa Ushuluddin Kairo. Dewan penguji terdiri dari Prof. Dr. Muhammad Salim Al-Sayyid Athiyyah, Prof. Dr. Khalid Syakir Athiyyah Sulaiman, dan Prof. Dr. Subhi Abdul Fattah Rabi'.
Prof. Dr. Subhi Abdul Fattah Rabi', penguji eksternal, memuji Zeyn sebagai mahasiswa yang rajin dan memiliki bacaan terbaik dalam majelis ilmu. Zeyn menyelesaikan program pascasarjana di Universitas Al-Azhar dalam empat tahun, setelah sebelumnya meraih gelar sarjana di Fakultas Ushuluddin universitas yang sama.
Prestasi Zeyn ini tidak hanya membanggakan keluarga dan daerah asalnya, tetapi juga Indonesia di kancah internasional. Semoga pencapaiannya menginspirasi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa.